Senin, 23 Juli 2012

LAPORAN TEKNOLOGI BENIH (Struktur Bunga,Biji, dan Buah)


Acara I. Struktur Bunga, Biji dan Buah serta Type Buah
A.      Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum yang ingin dicapai dalam praktikum adalah, mahasiswa dapat mengenal struktur bunga, struktur biji dan buah serta type buah secara makroskopis atau dengan mencari atau melihat pustaka.

B.       Pelaksanaan Praktikum
1.      Waktu Praktikum       : Jum’at, 30 Maret 2012
2.      Tempat Praktikum      : Laboratorium Produksi Tanaman, Fakultas                                                                        
                                     Pertanian, Universitas Mataram.

C.      Tinjauan Pustaka
Bunga sangat beragam bentuknya , meskipun demikian, persamaan yang pokok di antara bunga bermacam tumbuhan itu lebih besar dibandingkan dengan kelainannya, karena semua bunga mempunyai kerangka struktur dasar yang sama. Menurut botaniawan, bunga adalah sepotong batang atau cabang dengan sekumpulan daun yang mengalami metamorfosis yang berhubungan dengan fungsinya untuk bereproduksi. Dikatakan mengalami perubahan bentuk karena di antara daun-daun ini ada yang mungkin menyerupai daun biasa, tetapi yang lain berbeda sekali dalam strukturnya sehingga sukar dinamakan daun (Tjitrasam, 1983).
Biji merupakan suatu struktur kompleks, yang terdiri dari embrio atau lembaga, kulit biji dan persediaan makanan cadangan. Dalam biji banyak tumbuhan, makanan disimpan di dalam lembaga biji itu sendiri, pada tumbuhan lain, makanan disimpan dalam jaringan di sekililingnya. Cerita lengkap mengenai biji harus menerangkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam stamen dan pistil, proses penyerbukan, perkembangan embrio, pembentukan kulit biji dan perkembangan penyediaan cadangan makanan yang digunakan oleh tumbuhan muda ketika biji berkecambah (Yuniarsih, 1996).
Uraian mengenai bunga dan perkembangan selanjutnya sampai terbentuk biji yang telah diutarakan pada tinjauan di atas hanyalah mengungkapkan sebagian mengenai riwayat perkembangbiakan seksual pada tumbuhan bunga. Pembahasan tentang hal ini belum lengkap bila tidak disinggung-singgung perihal buah, penyebaran buah serta biji dan perkecambhan biji (Tjahjadi, 1988).
Apa sebenarnya buah itu? Sesudah pembuahan, maka bakal buah, bersama-sama dengan bijinya, berkembang menjadi buah. Dinding bakal buah matang disebut perikarp menutupi biji tumbuhan bunga, sebab itulah istilah “angiospermai” yang artinya biji tertutup. Beberapa  buah menjadi kering pada waktu matang, yang lain berdaging. Beberapa buah kering ini merekah pada waktu matang, tetapi ada juga yang tidak merekah. Macam buah yang terakhir ini biasanya berukuran kecil, kering dan berbiji tunggal, seperti misalnya buah bunga matahari dan jagung yang lebih dikenal dengan sebutan biji (Tjahjadi, 1988).
Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati (Anonim, 2012).
Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi (Anonim, 2012).




D.      Bahan dan Alat Praktikum
1.      Bahan Praktikum
a.    Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
b.    Jeruk (Citrus sinensis)
c.    Apel (Malus silpestris)
d.   Mentimun (Cucumis sativus)
e.    Buah bunga matahari (Helianthus anuus)
f.     Buah pinang (Areca catechu)
g.    Srikaya (Annona muricata)
h.    Komak (Delicous lab-lab)
i.      Biji jagung (Zea mays)
j.      Sagar (Saviapus)
k.    Buah alpukat (Persea Americana p)
l.      Biji kedelai (Glisin max)
m.  Bulir padi (Oryza sativa)
n.    Bungur (Logerstroemia loudoni)
o.    Ketumbar (Coriandrum satipum)
p.    Lamtoro (Laucana qlauca)

2.      Alat Praktikum
a.    Cutter dan parang
b.    Kaca pembesar
c.    Pinset

E.       Cara Kerja
1.    Struktur bunga
-     Bunga diamati secara seksama. Kemudian digambarkan secara jelas beserta bagian-bagiannya.
2.    Struktur biji
-     Biji dibelah untuk melihat biji pada bagian dalamnya. Kemudian digambar bagian-bagian biji yang telah dibelah tersebut.
3.    Struktur buah
-      Buah dibelah untuk melihat bagian dalamnya sebagaimana pada biji. Kemudian digambar bagian-bagiannya.

F.       Hasil Pengamatan
1.     
Keterangan:
a.    Putik
b.    Benang sari
c.     Mahkota bunga
d.    Kelopak bunga
e.    Tangkai bunga










Bunga kembang sepatu
(Hisbiscus rosa sinensis)
Struktur Bunga








                                                
       

2.      Struktur Biji
a.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan





Biji jagung
(Zea mays)

Biji jagung.





b.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan







Bulir padi
(Oryza sativa)

Biji padi.






c.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan







Biji kedelai
(Glisin max)

Biji kedelai.






d.  
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan






Buah bunga matahari (Helianthus anuus)
Biji bunga matahari.






e.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan







Ketumbar
(Coriandrum satipum)

Biji ketumbar.








3.  Type Buah








No
Nama Buah
Nma Ilmiah
Type Buah
Gambar & Keterangan
1






2








3





4






5





6





7





8






9






10
Jeruk






Apel








Mentimun





Buah pinang






Srikaya





Komak





Sagar





Buah alpukat






Bungur






Lamtoro
Citrus sinensis






Malus silpestris








Cucumis sativus





Areca catechu






Annona muricata





Delicous lab-lab





Saviapus





Persea Americana p






Logerstroemia loudoni






Laucana qlauca






Buah sederhana
(buah basah)





Buah sederhana
(buah basah)







Buah sederhana
(buah basah)




Buah sederhana
(buah drupe)





Buah gabungan





Buah sederhana
(kering merekah)




Buah sederhana





Buah sederhana
(buah basah)





Buah sederhana
(kering merekah)





Buah sederhana
(kering merekah)



























































G.      Pembahasan

Dari hasil pengamatan, didapatkan berbagai struktur yang terdapat pada tumbuhan, yaitu struktur bunga, struktur biji dan struktur buah. Selain struknya, telah diamati berbagai type buah.

Bagian-bagian tumbuhan khususnya bunga, buah dan biji, tentu memiliki struktur dan bagian-bagian yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Bunga, yang merupakan bagian tumbuhan yang berperan sebagai organ reproduksi tumbuhan, memiliki bagian-bagian yang mendukung fungsinya tersebut. Bagian-bagian tersebut antara lain, calyx (kelopak), corola (mahkota), stamen (benang sari), bagian dari stamen ini antara lain filamen (tangkai sari), anthera (kepala sari, dan pollen (serbuk sari). Bagian yang lain dari bunga adalah pistilum (putik), bagian ini pun terdiri dari beberapa bagian yaitu, stigma (kepala putik), stylus (tangkai putik), ovarium (bakal buah), dan ovulum (bakal biji). Bunga dibagi menjadi bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Bunga yang termasuk bunga lengkap adalah bunga yang memiliki keempat bagian bunga yang telah disebutkan sebelumnya, sedangkan bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki salah satu dari bagian-bagian bunga tersebut. Bunga yang digunakan sebagai bahan dalam praktikum ini yaitu bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis), termasuk ke dalam bunga lengkap karena memiliki semua bagian bunga.

Bagian tumbuhan yang telah diamati selanjutnya adalah bagian struktur biji. Bagian-bagian biji mulai dari bagian yang paling luar adalah kulit biji, selanjutnya lebih ke dalam terdapat endosperm yang merupakan cadangan bagi embrio, dan embrio yang merupakan bakal dari tanaman baru. Bahan-bahan dari praktikum ini yang berupa biji adalah biji jagung, padi, kedelai, ketumbar dan biji bunga matahari. Bagian-bagian dari biji yang diamati di atas dapat dilihat di hasil pengamatan.

Bagian tumbuhan selanjutnya adalah buah. Buah memiliki bagian yang disebut sebagai perikarp, yaitu dinding buah yang berasal dari perkembangan dinding bakal buah pada bunga. Perikarp ini dibagi ke dalam beberapa lapisan yaitu, lapisan paling luar yang disebut exocarp atau epikarp, lapisan pada bagian tengah yang disebut mesocarp, dan lapisan paling dalam yang disebut endocarp. Buah yang digunakan sebagai bahan dalam praktikum ini juga memiliki bagian-bagian tersebut, seperti buah jeruk (Citrus sinensis) memiliki bagian exocarp, yaitu kulit buah yang paling luar, mesocarp lebih ke dalam sedikit dari kulit buah yang paling dalam, dan endocarp merupakan bagian yang bisa dimakan dari buah jeruk.

Dari hasil pengamatan, type buah pada buah banyak ragamnya, seperti buah yang telah diamati yaitu buah jeruk, apel dan alpukat merupakan buah yang typenya buah sederhana (buah basah). Selain buah basah, type buah juga ada yang type buahnya buah kering merekah dan buah kering tidak merekah. Yang termasuk buah kering merekah yaitu buah komak, bungur dan lamtoro. Type buah kering tidak merekah yaitu buah padi dan bunga matahari.



H.      Kesimpulan

1.      Struktur pada bunga, biji dan buah mamiliki struktur yang berbeda-beda yang menjadi ciri dari masing-masing bagian tumbuhan tersebut.

2.      Pada  bunga kembang sepatu didapatkan struktur penyusun bunga yang lengkap sehingga dapat dikatakan sebagai bunga lengkap.

3.      Dari berbagai jenis buah, memiliki perbedaan struktur penyusun sehingga dapat di bedakan berdasarkan type buah.




Daftar Pustaka

Anonim, 2012. Struktur buah. http//:www.wikipedia.com.

Anonim, 2012. Strukturdan type  buah. http//:www.wikipedia.com.

Tjitrasam, 1983. BOTANI UMUM I. Angkasa: Bandung.

Yuniarsih, 1996. KEDELAI. Kanisius: Yogyakarta.

Tjahjadi, 1988. SALAK. Kanisius: Yogyakarta.






Lampiran-Lampiran

Acara I. Struktur Bunga, Biji dan Buah serta Type Buah
A.      Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum yang ingin dicapai dalam praktikum adalah, mahasiswa dapat mengenal struktur bunga, struktur biji dan buah serta type buah secara makroskopis atau dengan mencari atau melihat pustaka.

B.       Pelaksanaan Praktikum
1.      Waktu Praktikum       : Jum’at, 30 Maret 2012
2.      Tempat Praktikum      : Laboratorium Produksi Tanaman, Fakultas                                                                        
                                     Pertanian, Universitas Mataram.

C.      Tinjauan Pustaka
Bunga sangat beragam bentuknya , meskipun demikian, persamaan yang pokok di antara bunga bermacam tumbuhan itu lebih besar dibandingkan dengan kelainannya, karena semua bunga mempunyai kerangka struktur dasar yang sama. Menurut botaniawan, bunga adalah sepotong batang atau cabang dengan sekumpulan daun yang mengalami metamorfosis yang berhubungan dengan fungsinya untuk bereproduksi. Dikatakan mengalami perubahan bentuk karena di antara daun-daun ini ada yang mungkin menyerupai daun biasa, tetapi yang lain berbeda sekali dalam strukturnya sehingga sukar dinamakan daun (Tjitrasam, 1983).
Biji merupakan suatu struktur kompleks, yang terdiri dari embrio atau lembaga, kulit biji dan persediaan makanan cadangan. Dalam biji banyak tumbuhan, makanan disimpan di dalam lembaga biji itu sendiri, pada tumbuhan lain, makanan disimpan dalam jaringan di sekililingnya. Cerita lengkap mengenai biji harus menerangkan perubahan-perubahan yang terjadi dalam stamen dan pistil, proses penyerbukan, perkembangan embrio, pembentukan kulit biji dan perkembangan penyediaan cadangan makanan yang digunakan oleh tumbuhan muda ketika biji berkecambah (Yuniarsih, 1996).
Uraian mengenai bunga dan perkembangan selanjutnya sampai terbentuk biji yang telah diutarakan pada tinjauan di atas hanyalah mengungkapkan sebagian mengenai riwayat perkembangbiakan seksual pada tumbuhan bunga. Pembahasan tentang hal ini belum lengkap bila tidak disinggung-singgung perihal buah, penyebaran buah serta biji dan perkecambhan biji (Tjahjadi, 1988).
Apa sebenarnya buah itu? Sesudah pembuahan, maka bakal buah, bersama-sama dengan bijinya, berkembang menjadi buah. Dinding bakal buah matang disebut perikarp menutupi biji tumbuhan bunga, sebab itulah istilah “angiospermai” yang artinya biji tertutup. Beberapa  buah menjadi kering pada waktu matang, yang lain berdaging. Beberapa buah kering ini merekah pada waktu matang, tetapi ada juga yang tidak merekah. Macam buah yang terakhir ini biasanya berukuran kecil, kering dan berbiji tunggal, seperti misalnya buah bunga matahari dan jagung yang lebih dikenal dengan sebutan biji (Tjahjadi, 1988).
Pengertian buah dalam lingkup pertanian (hortikultura) atau pangan adalah lebih luas daripada pengertian buah di atas dan biasanya disebut sebagai buah-buahan. Buah dalam pengertian ini tidak terbatas yang terbentuk dari bakal buah, melainkan dapat pula berasal dari perkembangan organ yang lain. Karena itu, untuk membedakannya, buah yang sesuai menurut pengertian botani biasa disebut buah sejati (Anonim, 2012).
Buah seringkali memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan maupun bahan baku industri karena di dalamnya disimpan berbagai macam produk metabolisme tumbuhan, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, alkaloid, hingga terpena dan terpenoid. Ilmu yang mempelajari segala hal tentang buah dinamakan pomologi (Anonim, 2012).




D.      Bahan dan Alat Praktikum
1.      Bahan Praktikum
a.    Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis)
b.    Jeruk (Citrus sinensis)
c.    Apel (Malus silpestris)
d.   Mentimun (Cucumis sativus)
e.    Buah bunga matahari (Helianthus anuus)
f.     Buah pinang (Areca catechu)
g.    Srikaya (Annona muricata)
h.    Komak (Delicous lab-lab)
i.      Biji jagung (Zea mays)
j.      Sagar (Saviapus)
k.    Buah alpukat (Persea Americana p)
l.      Biji kedelai (Glisin max)
m.  Bulir padi (Oryza sativa)
n.    Bungur (Logerstroemia loudoni)
o.    Ketumbar (Coriandrum satipum)
p.    Lamtoro (Laucana qlauca)

2.      Alat Praktikum
a.    Cutter dan parang
b.    Kaca pembesar
c.    Pinset

E.       Cara Kerja
1.    Struktur bunga
-     Bunga diamati secara seksama. Kemudian digambarkan secara jelas beserta bagian-bagiannya.
2.    Struktur biji
-     Biji dibelah untuk melihat biji pada bagian dalamnya. Kemudian digambar bagian-bagian biji yang telah dibelah tersebut.
3.    Struktur buah
-      Buah dibelah untuk melihat bagian dalamnya sebagaimana pada biji. Kemudian digambar bagian-bagiannya.

F.       Hasil Pengamatan
1.     
Keterangan:
a.    Putik
b.    Benang sari
c.     Mahkota bunga
d.    Kelopak bunga
e.    Tangkai bunga










Bunga kembang sepatu
(Hisbiscus rosa sinensis)
Struktur Bunga








                                                
       

2.      Struktur Biji
a.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan





Biji jagung
(Zea mays)

Biji jagung.





b.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan







Bulir padi
(Oryza sativa)

Biji padi.






c.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan







Biji kedelai
(Glisin max)

Biji kedelai.






d.  
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan






Buah bunga matahari (Helianthus anuus)
Biji bunga matahari.






e.   
Keterangan:
a.    Kulit biji
b.    Embrio
c.     Cadangan makanan







Ketumbar
(Coriandrum satipum)

Biji ketumbar.








3.  Type Buah








No
Nama Buah
Nma Ilmiah
Type Buah
Gambar & Keterangan
1






2








3





4






5





6





7





8






9






10
Jeruk






Apel








Mentimun





Buah pinang






Srikaya





Komak





Sagar





Buah alpukat






Bungur






Lamtoro
Citrus sinensis






Malus silpestris








Cucumis sativus





Areca catechu






Annona muricata





Delicous lab-lab





Saviapus





Persea Americana p






Logerstroemia loudoni






Laucana qlauca






Buah sederhana
(buah basah)





Buah sederhana
(buah basah)







Buah sederhana
(buah basah)




Buah sederhana
(buah drupe)





Buah gabungan





Buah sederhana
(kering merekah)




Buah sederhana





Buah sederhana
(buah basah)





Buah sederhana
(kering merekah)





Buah sederhana
(kering merekah)



























































G.      Pembahasan

Dari hasil pengamatan, didapatkan berbagai struktur yang terdapat pada tumbuhan, yaitu struktur bunga, struktur biji dan struktur buah. Selain struknya, telah diamati berbagai type buah.

Bagian-bagian tumbuhan khususnya bunga, buah dan biji, tentu memiliki struktur dan bagian-bagian yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Bunga, yang merupakan bagian tumbuhan yang berperan sebagai organ reproduksi tumbuhan, memiliki bagian-bagian yang mendukung fungsinya tersebut. Bagian-bagian tersebut antara lain, calyx (kelopak), corola (mahkota), stamen (benang sari), bagian dari stamen ini antara lain filamen (tangkai sari), anthera (kepala sari, dan pollen (serbuk sari). Bagian yang lain dari bunga adalah pistilum (putik), bagian ini pun terdiri dari beberapa bagian yaitu, stigma (kepala putik), stylus (tangkai putik), ovarium (bakal buah), dan ovulum (bakal biji). Bunga dibagi menjadi bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Bunga yang termasuk bunga lengkap adalah bunga yang memiliki keempat bagian bunga yang telah disebutkan sebelumnya, sedangkan bunga tidak lengkap adalah bunga yang tidak memiliki salah satu dari bagian-bagian bunga tersebut. Bunga yang digunakan sebagai bahan dalam praktikum ini yaitu bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis), termasuk ke dalam bunga lengkap karena memiliki semua bagian bunga.

Bagian tumbuhan yang telah diamati selanjutnya adalah bagian struktur biji. Bagian-bagian biji mulai dari bagian yang paling luar adalah kulit biji, selanjutnya lebih ke dalam terdapat endosperm yang merupakan cadangan bagi embrio, dan embrio yang merupakan bakal dari tanaman baru. Bahan-bahan dari praktikum ini yang berupa biji adalah biji jagung, padi, kedelai, ketumbar dan biji bunga matahari. Bagian-bagian dari biji yang diamati di atas dapat dilihat di hasil pengamatan.

Bagian tumbuhan selanjutnya adalah buah. Buah memiliki bagian yang disebut sebagai perikarp, yaitu dinding buah yang berasal dari perkembangan dinding bakal buah pada bunga. Perikarp ini dibagi ke dalam beberapa lapisan yaitu, lapisan paling luar yang disebut exocarp atau epikarp, lapisan pada bagian tengah yang disebut mesocarp, dan lapisan paling dalam yang disebut endocarp. Buah yang digunakan sebagai bahan dalam praktikum ini juga memiliki bagian-bagian tersebut, seperti buah jeruk (Citrus sinensis) memiliki bagian exocarp, yaitu kulit buah yang paling luar, mesocarp lebih ke dalam sedikit dari kulit buah yang paling dalam, dan endocarp merupakan bagian yang bisa dimakan dari buah jeruk.

Dari hasil pengamatan, type buah pada buah banyak ragamnya, seperti buah yang telah diamati yaitu buah jeruk, apel dan alpukat merupakan buah yang typenya buah sederhana (buah basah). Selain buah basah, type buah juga ada yang type buahnya buah kering merekah dan buah kering tidak merekah. Yang termasuk buah kering merekah yaitu buah komak, bungur dan lamtoro. Type buah kering tidak merekah yaitu buah padi dan bunga matahari.



H.      Kesimpulan

1.      Struktur pada bunga, biji dan buah mamiliki struktur yang berbeda-beda yang menjadi ciri dari masing-masing bagian tumbuhan tersebut.

2.      Pada  bunga kembang sepatu didapatkan struktur penyusun bunga yang lengkap sehingga dapat dikatakan sebagai bunga lengkap.

3.      Dari berbagai jenis buah, memiliki perbedaan struktur penyusun sehingga dapat di bedakan berdasarkan type buah.




Daftar Pustaka

Anonim, 2012. Struktur buah. http//:www.wikipedia.com.

Anonim, 2012. Strukturdan type  buah. http//:www.wikipedia.com.

Tjitrasam, 1983. BOTANI UMUM I. Angkasa: Bandung.

Yuniarsih, 1996. KEDELAI. Kanisius: Yogyakarta.

Tjahjadi, 1988. SALAK. Kanisius: Yogyakarta.






Lampiran-Lampiran

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar